GUA PERSEMBUNYIAN PKI ( GUA EMBULTUK )
Sungguh ironis bila negera sebesar dan sekaya Indonesia, justru lebih dikenal sebagai Negara korupsi, ketimbang sebagai Negara berprestasi. Bagaimana tidak, lihat saja lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi teladan, malah pepet uangNegara. Apalagi pengembangan pariwisata di Indonesia, yang terbilang bagus. Benarkah demikian?
Begitu indahnya Indonesia, yang tergambar dalam lagu tanah airku. Menurut data The Traveland Tourism CompetitivenessIndex yang dilansir Worl Economic Forum 2013. Indonesia menonjol di kategori Budaya dan warisan sejarah, serta kekayaan dan keindahan alam. Indonesia juga diuntungkan oleh semakin meningkatnya minat wisatawan terhadap perjalan wisata budaya.Salah satunya tempoat wisata “ GUA EMBULTUK” yang berada di Blitar Selatan, tepatnya di desa Tumpak Kepuh Kecamatan Bakung , yang berjarak kurang lebih 40km dari Kota Blitar Jawa Timur. GUAEMBULTUK, adalah sebuah gua alam yang didalamnya penuh dengan Stalagmit dan Stalaktit. Panjang gua ini sekitar 1.500 m, sedangkan luas dantingginya sekitar 3 m. Sepanjang kurang lebih 1,5 km, pesona stalagmite akan membuat wisatwan merasa betah dengan suasana yang mengesankan, suara gemericik air dibawha tanah menambah kesan alami. GUA EMBULTUK, disahkan sebagai tempat wisata alam pada tahun 1984, yang konon katanya gua ini dulu adalah tempat persembunyian G30SPKI.
PKI ( Partai Komunis Indonesia) adalah pemberontakan terbesar disepanjang sejarah Indonesia. Kita tahu bahwa PKI telah menorehkan kisah emas dalam sejarah Bangsa Indonesia. G30SPKI, tujuh pejabat tinggi yang menghilang dan di temukan dalam sebuah sumur, yang kemudian dikenal dengan nama “Lubang Buaya”. Pasukan yang mencapai puluhan juta diseluruh plosok negeri,serta tempat persembunyian yang strategis dan sulituntuk dilacak keberadaannya. GUA EMBULTUK lah salah satunya. Barang yang ditemukan warga dalamgua, tepatnya di batu -kricak. Seperti pecahan lemper, areng bekas untuk memasak dan sisa – sisaberas. Begitu menuru keterangan ibu supin penjual jajanan yang sudah lama buka sejak gua embultuk menjadi tempat pariwisata alam.Sedangkan para wisatawan bisa masuk kedalam gua dengan membayar lanpu kepada pemandu sebesar Rp50.000 satu lampu. Dengan fasilitas lampu petromak, kita bisa melihat keindahan yang berada didalam gua. Dan bayak batu yang bisa kita temukan, seperti batu kelir, batu tangan, batu gajah, batu susu seribu, dan bantu bangau. Dengan jalan yang lumayan sulit, kita harus waspada. Baju ganti sangat diperlukan untuk masuk kedalam GUA EMBULTUK ini. Batu – batu yang indah, akan menghapus semua kegelisahan wisatawan.
Namun kesan menyejukkan hati itu sirna tanpa bekas, bila melihat konsidi Indonesia saat ini. Sepertiekonomi terpuruk, kemiskinan kian parah dan kejahatan merajalela. Memang jalan menuju gua , sudah bisa dilewati roda 4, tapi apakah fasilitas unyuk GUA EMBULTUK yang mempunyai nilai sejarah ini, dibiarkan begitu saja ??Tentu saja tidak, berbagai usaha yang dilakukan warga setempat untuk menjunjung tempat wisata didaerahnya, pasti nakan membuahkan hasil. Dengan semangat yang tinggi, akan tercapailah tempat wisata yang ramai dikunjungi wisatawan domestic maupun manca Negara . Hingga saat ini, GUA EMBULTUK tetap rami dikunjungi saat liburan sekolah. Touris asing yang ingin masuk kedalam gua, membawa peralatan sendiri seperti pelampung dan oksigen.
Begitu kaya, akan budaya dan sejarah Indonesia yang sudah merdeka hingga saat ini. Bagi pejuang muda, semangatnya tentu saja tidak boleh padam. Dan para pejuang yang masih berfikir panjang untukanak cucunya kelak, akan menutup mata dengan tenang.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar